Menghadapi Anak Berdasarkan Tipe & Sifatnya

06/08/2011 11:05

Dalam acara Sekolah Minggu selalu saja ada anak yang berperilaku aneh.  Segala tingkah lakunya tidak mendukung terciptanya suasana pengajaran yang kondusif.  Ketika anak itu hadir untuk ikut acara Sekolah Minggu, tentu saja kita kita tidak bisa menolaknya.  Akan tetapi gangguan yang dia ciptakan akan menjauhkan kita dari tujuan acara Sekolah Minggu itu.

Kelihatannya menghadapi otang sulit seperti ini adalah salah satu faktor kunci kesuksesan mengajar Anda. Ada bermacam-macam jenis orang sulit, untungnya secara kuantitas jumlah mereka tidak banyak. Ada beberapa kiat untuk mengahadapi mereka.  Tapi sebelumnya Anda harus memahami prinsip ini:  Jangan pernah membuat anak itu merasa terhina di muka umu (misalnya dengan terang-terangan mengecamnya dengan menunjuk hidungnya.  Memang Anda harus bersikap tegas, tetapi lakukanlah dengan sopan dan kasih.

Ada bermacam-macam anak yang sulit.   Berikut ini beberapa tipe yang sering dijumpai:

Si Donimator

Ada kemungkinan bahwa di antara anak ada satu anak yang cerdas dan keminter (sok pintar).  Kehadirannya bisa menguntungkan, tapi bisa juga menyebalkan bila anak itu banyak bicara dan kadangkala ngelantur.  Orang ini senang memonopoli pembicaraan.  Orang seperti ini membuat orang lain tidak bisa atau enggan untuk berpartisipasi dalam diskusi kelompok.

Tindakan Anda

  • Harga sumbangan pemikirannya, tetapi lalu segeralah beralih menunjuk anak lain yang belum mendapat kesempatan.
  • Potong omongannya yang ngelantur.  Ucapkan terimakasih atas sumbangan pendapatnya, lalu katakan nda ingin memberi kesempatan kepada anak lain.
  • Buatlah beberapa pertanyaan yang membuat semua anak mengacungkan jari.  Beberapa kali abaikan si Dominator ini.

 

Si Pendiam

Salah satu hal yang paling membuat guru Sekolah Minggu frustasi adalah ketika mereka terdiam seperti patung ketika pertanyaan dilontarkan.  Ada beberapa kemungkinan penyebabnya: Mungkin karena memang tidak ada yang tahu sebabnya, mungkin karena tidak paham maksud pertanyaannya itu, mungkin karena bosan, mungkin karena ada dominator dalam kelompok, mungkin juga mereka sengaja tidak mau menjawab (misalnya karena mereka sudah tidak sabar untuk pulang)

Tindakan Anda

  • Di awal acara, tunjukanlah bahwa Anda sangat menghargai dan sungguh-sungguh mengharapkan tanggapan dari semua anak-anak.
  • Tunjuklah si pendiam dan berikan dukungan positif untuk berpartisipasi.
  • Mulailah dengan pertanyaan mudah, kemudian lanjutkan ke tugas-tugas yang sulit.
  • Berikan pertanyaan kontroversial sehingga mereka tergelitik untuk menjawabnya (Tapi harap hati-hati dan pertimbangkan masak-masak).
 
Si Pengalih Perhatian

Dia adalah tipe anak yang suka mengalihkan perhatian dari inti pengajaran Anda.  Setiap anak punya tujuan dan keinginan yang berbeda-beda.  Tugas Guru adalah menjaga jalannya acara Sekolah Minggu tetap pada jalurnya.

Tindakan Anda

  • Katakan bahwa pendapat atau komentar anak itu di luar konteks pembicaraan.  Tapi Anda menyediakan waktu untuk mendiskusikan hal itu seusai acara.
  • Ingatkan lagi tentang topik pelajaran sehingga anak-anak tidak kehilangan konsentrasi.
  • Apabila merasa ragu terhadap lontaran komentar/pertanyaan anak itu, katakan bahwa Anda akan mencatat pertanyaan dan pernyataannya.  Anda berjanji akan menanyakan pada orang yang lebih tahu atau membaca buku (tapi Anda harus menepati janji lho!)
 
Si Pengobrol

Di setiap kelompok Sekolah Minggu, selalu saja ada orang yang suka mengobrol ketika Anda sedang mengajar.  Tingkah anak ini sangat mengganggu anak yang lain, apalagi jika yang diajak ngobrol itu sebenarnya tidak berminat.

Tindakan Anda

  • Berhentilah berbicara.  Berdiamlah beberapa saat hingga yang mengobrol itu menyadari bahwa percakapan mereka itu mengganggu anak yang lain.  Tetapi pada anak yang ndablek (tidak peka), dia biasanya tidak peduli.
  • Anda bisa menyela obrolan mereka dengan sopan,  katakan begini: “Eh, ngobrolnya kok asyik. Apa sih yang dibicarakan? Boleh dong saya tahu!” Biasanya anak ini akan merasa malu.
  • Sela pembicaraan dan mintalah mereka melanjutkan obrolan pada saat istirahat nanti.  Katakan beberapa menit lagi Anda akan mengakhiri acara.
  • Jika dirasa perlu, Anda bisa bersikap tegas (tetapi dengan lemah lembut) supaya mereka berhenti berbincang.  Jika ada yang harus segera dibicarakan, persilahkan mereka bicara di luar ruangan.  Tapi ingatkan juga pentingnya tetap ikut acara Sekolah Minggu ini.
 
Si Pengacau

Anak ini selalu berbuat hal-hal yang mengacau acara Sekaolah Minggu.  Contohnya dia selalu menantang Anda, berkomentar bahwa acara Sekolah Minggu ini tidak ada gunanya, menolak berpartisipasi dsbnya.

Tindakan Anda

  • Berhentilah mengajar dan katakan langsung padanya bahwa Anda bisa mengerti keberatannya. Anda berjanji akan membicarakan masalah itu empat mata setelah acara.
  • Buatlah aktifitas lain untuk menghentikan gangguan
  • Ajaklah dia ikut berpartisipasi atau mintalah dia jadi asisten Anda (misalnya jadi wasit permainan).
  • Kadangkala konfrontasi langsung bisa dilakukan, meski begitu sedapat-dapatnya hindari itu.  Katakan pada orang itu bahwa Anda harus melanjutkan acara ini sampai selesai.  Setelah itu Anda akan memperhatikan persoalan anak itu.  Tetapi jika sangat mendesak, hentikan sementara acara Sekolah Minggu ini, dan tangani persoalan yang terjadi.

***

Dengan memahami kondisi psikologis anak, maka GSM dapat mengambil langkah yang tepat dalam menghadapi anak-anak sulit.  Pada satu anak, kita dapat bersikap lemah lembu dan penuh kesabaran, tapi pada anak yang lain, kita bersikap tegas. Ini bukan karena kita bersikap diskrimatif melainkan karena kita justru memahami kebutuhan sang anak. Selamat mengajar!

http://gurusekolahminggu.com/2011/02/menghadapi-anak-sulit/